4 Faktor yang Menentukan Harga Bor Manual

4 Faktor yang Menentukan Harga Bor Manual – Bor manual atau bor strauss merupakan salah satu jenis mesin bor yang sering digunakan di area konstruksi. Mesin bor ini bisa digunakan untuk membuat lubang galian kecil dengan diameter 20 senti meter dan diameter paling besar 40 senti meter. Biasanya alat bor ini digunakan untuk membuat galian sumur bor.

Sesuai namanya, bor manual ini memerlukan tenaga manusia untuk memutar mata bornya sehingga bisa membuat lubang yang diinginkan. Dibandingkan membeli sendiri alat bor, kebanyakan orang atau kontraktor bangunan lebih memilih untuk menyewa lagi dari penyedia jasa pengeboran. Dengan menyewa alat bor biaya yang dikeluarkan akan lebih murah jika dibandingkan dengan membeli alatnya sendiri.

Biasanya, penyewa memberikan harga bor manual berdasarkan hitungan per meter. Akan tetapi satu faktor itu saja tidak cukup. Pada kenyataannya, banyak hal di lapangan yang kemudian menjadi bagian dari faktor penentu harga sewa bor. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut.

Harga Bor Manual

Ukuran Diameter

Yang paling pertama dan utama dalam menentukan harga sewa mesin bor adalah ukuran dari diameter lubang. Semakin besar lubang pengeboran yang dibuat semakin tinggi juga harga yang ditetapkan. Besaran lubang yang dibuat biasanya disesuaikan dengan kondisi dari tanah yang akan dilubangi atau juga kepentingan pembuatan fondasi yang disesuaikan dengan bangunan yang akan dibuat.

Kedalaman Lubang Bor

Selaian lebar dari diameter lubang, dalamnya lubang yang dibuat pun mempengaruhi harga bor manual. Kedalaman lubang yang dibuat biasanya mulai dari enam meter hingga mencapai 30 meter. Hal ini tergantung pada hingga titik mana mesin bor mampu mencapai titik terkeras bagian dalam tanah. Berbeda daerah, berbeda juga tingkat kedalaman tanah yang harus dibuat.

Kondisi Lapangan

Yang dimaksud dengan kondisi lapangan ini adalah lokasi atau tempat akan dibuatnya lubang pengeboran. Meskipun mesin bor manual itu terbilang cukup sederhana dan mudah dibawa menggunakan kendaraan seperti mobil, akses ke lokasi tetap harus diperhitungkan. Belum lagi jika tanah yang akan dibor memiliki kendala atau halangan yang bisa menghambat pengerjaan . Semuanya ikut diperhitungkan.

Selain keadaan permukaan, kondisi di dalam tanah pun harus diperhatikan. Ada daerah-daerah tertentu yang lebih berbatu. Namun ada juga daerah yang lebih gembur dan tidak memiliki banyak hambatan. Semua itu butuh bantuan orang yang khusus bisa menganalisa keadaan tanah.

Metode Bor yang Digunakan

Dalam pengeboran, ada dua metode yang bisa digunakan. Pertama adalah pengeboran kering (dry drilling) dan yang kedua adalah pengeboran basah (wash drilling). Harga bor manual dengan menggunakan metode kering biasanya lebih mahal. Hal ini dikarenakan pengerjaan metode kering itu lebih sulit dan memakan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan metode basah.

Baca juga: Kontraktor Bor Pile Semarang

Metode basah bisa lebih murah karena pengerjaannya lebih mudah karena dibantu dengan air. Yang diperlukan adalah pasokan air yang memadai supaya proses pengerjaan lancar dan tidak berhenti di tengah jalan. Namun begitu, tidak semua lokasi cocok menggunakan metode bor basah ini terutama di wilayah-wilayah yang kekurangan air dan cenderung kering.

Selain keempat faktor penting di atas, jarak atau lokasi tempat pengeboran pun bisa menjadi hitungan. Semakin jauh lokasi pengeboran dari workshop atau bengkel pemilik mesin bor, harga bor manual pun akan ikut tinggi. Menyesuaikan dengan ongkos perjalanan yang dikeluarkan oleh pihak penyewaan. Jadi ada baiknya untuk memilih tempat penyewaan yang dekat dengan lokasi yang akan dibor.